Halo~ Udah lama banget nih, aku hiatus.. Adakah yang kangen? *plakk Hari ini aku mau share kisah-kisah inspiratif yang pastinya bermanfaat, kalo kisah yang satu ini berkesan banget buat aku, soalnya waktu UN Bahasa Inggris kemarin keluar teksnya.. Penasaran? Langsung aja deh, chekitdot
Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang
bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya
memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah
paku di pagar belakang setiap kali dia marah.
Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku
ke pagar setiap kali dia marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia
mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku
ke pagar.
Akhirnya, tibalah hari dimana anak tersebut
merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan
kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian
mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak
marah.
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu
akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang
ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku,
tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama
seperti sebelumnya...” Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan,
kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain.
Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang,
lalu mencabut pisau itu.. Tetapi tidak peduli beberapa kamu minta maaf, luka
itu akan tetap ada .. dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan
luka fisik..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar